Tuesday, February 28, 2012

KEUNGGULAN ILMU DIBANDING HARTA


KEUNGGULAN ILMU DIBANDING HARTA

       Dalam sebuah perjuangan, ilmu dan harta memiliki posisi yang sama-sama penting.  Bukankah keberhasilan perjuangan Rosulullah s.a.w itu didukung oleh harta dari keluarga,  para kerabat, dan sahabat yang dermawan?  Islam tidak pernah mengajarkan agar umatnya menjadi orang miskin, seperti halnya tidak pernah menganjurkan untuk menjadi orang bodoh.  Yang paling penting adalah bahwa ilmu dan harta itu ditegakkan di atas landasan iman. Ilmu, harta  dan iman merupakan segitiga emas yang akan mengantarkan kita kepada cita-cita perjuangan. Dengan dilandasi iman, maka ilmu dan harta akan menjadi media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

      Namun dalam upaya pencapaian kebahagiaan hidup, ternyata harta tidak bisa memberikan jaminan kebahagiaan. Betapa banyak orang berharta tapi hartanya tidak memberikan kesenangan bahkan dia menjadi budak hartanya sendiri. Dalam posisi demikian, maka ilmu memiliki keunggulan karena ilmu menjadi landasan untuk bertafakur atau berfikir. Sabda Rosulullah s.a.w. "Bertafakur sejenak lebih utama dariada ibadah satu tahun.”

Firman Allah dalam surat Al Mujadalah ayat 11:
”niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”.

      Pada ayat itu tidak dikatakan bahwa Allah akan mengangkat derajat para pemilik harta karena orang yang terlalu cenderung kepada harta akan semakin jauh kepada Allah sedangkan para pencinta ilmu akan semakin dekat kepada Allah. 

      Sayidina Ali Rodhiyallahu Anhu pernah ditanya seseorang tentang mana yang lebih utama antara ilmu dengan harta. Beliau menjawab:

  • Ilmu lebih utama daripada harta karena ilmu adalah pusaka para nabi, sedangkan harta adalah pusaka Karun.
  • Ilmu lebih utama daripada harta karena ilmu akan menjagamu, sedangkan harta kamulah yang harus menjaganya.
  • Harta itu jika engkau berikan akan berkurang, sedangkan ilmu jika engkau berikan malah bertambah.
  • Pemilik harta akan digelari kikir, sedangkan pemilik ilmu digelari dengan keagungan dan kemuliaan.
  • Pemilik harta itu musuhnya banyak sedangkan pemilik ilmu itu temannya banyak.
  • Ilmu lebih utama daripada harta karena di akhirat nanti pemilik harta akan dihisab, sedangkan pemilik ilmu akan memperoleh syafaat.
  • Harta akan hancur karena lama ditimbun zaman, sedangkan ilmu  tidak akan rusak ditimbun masa.
  • Harta bisa membuat hati seseorang menjadi keras, sedangkan ilmu membuat hari menjadi bercahaya.
  • Ilmu lebih utama daripada harta, karena pemilik harta bisa mengaku menjadi tuhan akibat harta yang dimilikinya, sedangkan pemilik ilmu sebagai hamba Allah karena ilmunya.
  • Pemilik harta akan diminta dua pertanggungjawaban, yaitu dari mana harta itu diperoleh dan ke mana dipergunakannya, sedangkan pemilik ilmu akan diminta satu pertanggungjawaban yaitu ke mana ilmu itu dipergunakannya.
       Marilah kita  berpikir bersama, apakah harta yang bisa mendatangkan ilmu, ataukah ilmu yang bisa mendatangkan harta? Jawabannya ada pada hati para pembaca. Yang penting adalah harta itu diperoleh dengan cara yang dibenarkan Allah dan dimanfaatkan untuk jalan Allah sedangkan ilmu darimana pun sumbernya walau dari orang kapir sekali pun, asal pemanfaatannya sesuai dengan kehendak Allah SWT. 
Wallahu a'lam

1 comment:

alz said...

makin banyak orang yang berkarakter seperti qarun saat ini.
sering ditanya orang jepang, kenapa negara-negara islam banyak korupsinya, padahal kan islam mengharmkan korupsi...

sangat memalukan dan memilukan.